FAQContact Us
Logo
POLITEKNIK PELAYARAN SUMATERA BARAT

Berita

Respon Tragedi Sinar Bangun, Poltekpel Sumbar Adakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Danau Toba

Respon Tragedi Sinar Bangun, Poltekpel Sumbar Adakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Danau Toba

Selasa (05/11), Direktur Poltekpel Sumbar Rivolindo, S.H., M.M, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Ir. Sugeng Wibowo, M.M., Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, M.M, dan Kepala Dinas Perhubungan Samosir Nurdin Siahan, S.H., membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat Kapal Layar Motor di kawasan Danau Toba. Pembukaan kegiatan dilangsungkan di Hotel Dainang, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

Sebanyak 113 (seratus tiga belas) peserta mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang digelar oleh Politeknik Pelayaran Sumatera Barat bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan. Program pembelajaran DPM terdiri dari Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor dan SKK 60 Mil.

Dalam sambutannya Direktur Poltekpel Sumbar Rivolindo, S.H., M.M menyampaikan, “Seiring dengan meningkatnya tuntutan layanan jasa transportasi di Danau Toba, yang saat ini menjadi daerah super prioritas pemerintah sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Poltekpel Sumbar menyelenggarakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat sebagai salah satu wujud bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat."

Direktur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terlibat yang telah berupaya mensukseskan kegiatan ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Ir. Sugeng Wibowo menyampaikan, “Sebagai salah satu upaya agar tragedi kecelakaan tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun yang mengangkut penumpang dari Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun pada tanggal 18 Juni 2018 yang lalu tidak terulang kembali, maka Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini dilaksanakan.”

Menurutnya, kejadian tersebut telah membuka mata semua pihak, bahwa tidak hanya pemerintah dan pelaku usaha pelayaran, namun juga masyarakat bahwa aspek keselamatan harus selalu diutamakan dan konsisten dijalankan.

Penyelenggaraan DPM merupakan salah satu jawaban atas amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini dibagi di dua lokasi yakni di Pangururan, Kabupaten Samosir pada hari ini Selasa, 5 November 2019 sampai dengan Kamis, 7 November 2019 yang diikuti oleh 84 (delapan puluh empat) peserta diklat dan sisa peserta selanjutnya akan diikutsertakan diklatnya di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara pada Senin, 11 November 2019 sampai dengan Rabu, 13 November 2019 yang diikuti oleh 29 (dua puluh sembilan) peserta diklat. Para peserta diklat akan dilatih dan dibekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dasar-dasar keselamatan diri.

Dengan adanya Diklat Pemberdayaan Masyarakat, para peserta akan mendapatkan sertifikat dan memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta wawasan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan aspek keselamatan pelayaran.

Berita Terkini

Politeknik Pelayaran Sumatera Barat Lakukan Tindak Pencegahan Corona
Sebagai langkah pencegahan dari virus corona, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat telah melakukan beberapa tindak pencegahan kepada para taruna/i yang memasuki area kampus usai kembali dari pesiar dan juga kepada para pengunjung dan pegawai yang memasuki area kampus.

Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain :

1. Melakukan sterilisasi dengan alat screening untuk mendeteksi suhu tubuh.
2. Melakukan analisa sementara seperti pengecekan apakah yang bersangkutan memiliki penyakit batuk, pilek, dan demam. Dan menanyakan tempat-tempat yang telah dikunjungi oleh yang bersangkutan.
3. Jika terdapat gejala yang mengindikasikan corona pada taruna/i atau pegawai maka ia akan dibebaskan dari kegiatan kampus selama lebih kurang 14 hari dan diarahkan untuk melakukan tindakan medis lebih lanjut.
KSOP Teluk Bayur Berikan Kuliah Umum di Poltekpel Sumbar
Jum'at (13/03), telah dilaksanakan kuliah umum dengan tema, "Penunjang Pengetahuan Akademik Keselamatan Pelayaran". Bertindak sebagai narasumber, Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur, Nazarwin, S.H., M.M.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan kali ini untuk menambah pengetahuan taruna/i Poltekpel Sumbar mengenai tugas dan fungsi Syahbandar dan KSOP. Sementara itu, Nazarwin juga menjelaskan mengenai keselamatan pelayanan dan keamanan pelabuhan serta faktor-faktor yang menunjang terwujudnya keselamatan pelayaran, seperti :

1). Persyaratan kelayakan kapal (konstruksi);
2). Pengukuran dan status hukum kapal;
3). Kelengkapan nautis, teknis, dan radio kapal.
POLTEKPEL SUMBAR GELAR DIKLAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BELITUNG TIMUR
BELITUNG TIMUR (12/03) – Politeknik Pelayaran Sumatera Barat menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kapal Layar Motor yang diikuti oleh 350 (tiga ratus lima puluh) masyarakat di Kabupaten Belitung Timur yang berprofesi sebagai nelayan atau pelaut di kapal tradisional.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Subbagian Umum dan Kerjasama, Capt. Mu’man Yitno Sutrisna, S.Si.T.,M.M. mewakili Direktur Poltekpel Sumbar, Rivolindo, S.H.,M.M pada Rabu (12/03). Dalam sambutan Direktur Poltekpel Sumbar yang dibacakan oleh Capt. Mu’man, mengatakan bahwa kegiatan DPM ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah, untuk terus melakukan sosialisasi dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan maju dalam aspek keselamatan dan keamanan pelayaran sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada peringatan HUT RI ke 74 tahun 2019 lalu dengan slogannya “SDM Unggul Indonesia Maju”.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati dan Ketua DPRD Kab. Belitung Timur beserta Forkopimda Kab. Belitung Timur. Kegiatan diklat ini terlaksana melalui kerjasama Poltekpel Sumbar dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Manggar.

Respon Tragedi Sinar Bangun, Poltekpel Sumbar Adakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Danau Toba

See More