FAQContact Us
Logo
POLITEKNIK PELAYARAN SUMATERA BARAT

Berita

Sukses, Poltekpel Sumbar Kembangkan Kurikulum Diploma IV Transportasi Laut Berbasis Need Analysis.

Sukses, Poltekpel Sumbar Kembangkan Kurikulum Diploma IV Transportasi Laut Berbasis Need Analysis.

Jum'at (28/2) -Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) yang dilakukan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat (Poltekpel Sumbar) mengenai pengembangan kurikulum prodi tranportasi laut, berhasil merumuskan rancangan kurikulum berbasis need analysis.

Menurut Direktur Poltekpel Sumbar, Rivolindo SH, MM, pelaksanaan diskusi berlangsung sesuai jadwal dan harapan terbentuknya kurikulum yang diharapkan oleh para stake holder. Nara sumber memaparkan materi bahasan terbaru mengenai kegiatan yang berlangsung di bidang transportasi laut dan pelabuhan, sehingga peserta yang sebagian besar adalah pengajar Transportasi Laut menjadikan FGD ini sebagai rujukan pada saat penyusunan Rencana Pembelajaran/Perkuliahan Tahun 2019.

"Sesuai arahan Ka Pusat Pengembangan SDM Perbu gan Laut pada saat sambutan Pembukaan FGD, maka rancangan pengembangan kurikulum hasil diskusi ini akan segera kami laporkan ke Pusbang SDM Perhubungan Laut dan BPSDM Perhubungan" kata Rivolindo menanggapi hasil FGD yang berlangsung dua hari (25-26/2).

Lebih jauh Rivolindo mengakui tiga hal yang perlu diwaspadai jika suatu lembaga diklat membukaan Prodi baru: Pertama, apakah ada ketersediaan SDM, dosen yang kompeten untuk mengajar prodi tersebut. Kedua, apakah stake holder bersedia menerima lulusan prodi tersebut. Dan ketiga, untuk menjawab adanya anggapan bahwa prodi baru itu identik dengan menciptakan pengangguran baru.

" Poltekpel Sumbar optimis, bahkan komit untuk menjadikan Prodi Transportasi Laut menjadi prodi unggulan yang lulusannya diyakini laku atau diminati di dunia usaha tranportasi atau jasa kepelabuhanan," kata Rivolindo.

Penutupan diskusi dilakukan oleh Wakil Direktur I, Budi Riyanto, mewakili Direktur Poltekpel Sumbar, menyatakan, konsep penyusunan kurikulum Prodi Transportasi Laut yang berbasis Need Analysis sudah digarap sejak tiga bulan lalu, melalui bench Mark atau studi banding ke para stake holder untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan transportasi laut.

"Kami merasa puas melalui FGD yang mendatangkan nara sumber dari para stake holder dan regulator terjawab sudah harapan-harapan dari Poltekpel Sumbar, "tutur Budi Riyanto dalam sambutannya.

Dalam diskusi itu selain membahas hasil bench mark yang dilaksanakan oleh pihak poltekpel sumbar, banyak masukan yang disampaikan para narasumber yang semakin melengkapi kompetensi yang dituangkan menjadi kurikulum.

Dukungan Dari IPC Cabang Teluk Bayur

Budi Riyanto juga memberikan apresiasi positif yang sangat besar kepada General Manajer Pelindo II Cab Teluk Bayur, Armen Amir, yang membuka pintu lebar agar pihak Poltekpel Sumbar memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Pelabuhan Indonesia II Cabang Teluk Bayur sebagai laboratorium atau tempat praktek lapangan bagi para taruna-taruninya.

Selain fasiltas, tambah Budi Riyanto, sedikitnya 11 manajer-manajer muda Pelindo II CabangTeluk Bayur yang memenuhi kompetensi, pengalaman, dan bersertifikat baik nasional maupun internasional siap menjadi dosen.

"Begitu juga hal serupa kami memberikan apresiasi terhadap PT JICT yang siap menerima dosen-dosen Poltekpel Sumbar untuk brainstorming ke PT JICT sebagaimana yang disampaikan oleh bapak Doni SE, (Senior Manajer Operasional) yang kebetulan sebagai nara sumber dari JICT," ujar Budi Riyanto.

Berita Terkini

Aplikasikan 5 Inovasi POLTEKPEL SUMBAR Siap untuk Pencanangan sebagai Green Campus
Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera barat, sepertinya selalu haus dengan inovasi.
Setelah bulan lalu berhasil menyusun kurikulum prodi Transportasi Laut yang berbasis need analysis, melalui tahapan "Bench Marking & Focus Group Discussion" dengan menghadirkan nara sumber/pakar dari berbagai bidang keahlian & stakeholder, sehingga alumni Transportasi Laut nantinya akan laku di dunia kerja.
Sosialisasi KPU di Poltekpel Sumbar
Poltekpel Sumbar (14/03)- Menjelang Pemilihan Umum 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan sosialisasi di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. Kegiatan dilaksanakan di Dining Hall dan diikuti oleh seluruh pegawai dan taruna/i.
Manajer PT.Topaz Maritime berikan kuliah umum untuk taruna-taruni Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Politekpel Sumbar (14/03), taruna-taruni Politeknik Pelayaran Sumatera Barat mendapatkan kuliah umum dari Manajer PT.Topaz Maritime. Dengan mengangkat tema “Hazard on Oil Tanker Ship and Major Accident on Ship/Vessel”, kuliah umum dilangsungkan di Dining Hall.
Kuliah umum disampaikan oleh dua orang pemateri dari PT. Topaz Maritime yaitu Sjachrul Sjahab Manajer PT. Topaz Maritime dan Syafruddin S.MIKI, M.Mar.E.

Pengumuman

See More