FAQContact Us
Logo
POLITEKNIK PELAYARAN SUMATERA BARAT

Berita

820 ABK KAPAL LAYAR MOTOR DAN NIAGA DI INDRAGIRI HILIR IKUTI DIKLAT DARI POLTEKPEL SUMBAR

820 ABK KAPAL LAYAR MOTOR DAN NIAGA DI INDRAGIRI HILIR IKUTI DIKLAT DARI POLTEKPEL SUMBAR

INDRAGIRI HILIR (24/2) - Sebanyak 820 masyarakat di Indragiri Hilir yang semuanya berprofesi sebagai pelaut di kapal tradisional/nelayan, kapal pelayaran rakyat, kapal penyeberangan, kapal pariwisata, dan para calon pelaut mengikuti kegiatan diklat yang dilaksanakan oleh Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. Kegiatan diklat terlaksana melalui kerjasama Poltekpel Sumbar dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Kegiatan Diklat digelar mulai hari ini, Selasa (25/2). Direktur Poltekpel Sumatera Barat Rivolindo dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan DPM ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah, untuk terus melakukan sosialisasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat khususnya insan perhubungan terhadap pentingnya pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

"Oleh karenanya, kesadaran akan pentingnya pemenuhan aspek keselamatan di bidang pelayaran harus didukung oleh Sumber Daya Manusia yang handal dan memiliki kompetensi," kata Rivolindo dalam pidato pembukaan, hari ini, Senin (24/2).

Pada kesempatan tersebut Rivolindo mengatakan bahwa pada periode kedua tahun 2019 – 2024, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan satu slogan SDM Unggul Indonesia Maju. Slogan ini disampaikan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia tahun 2019 yang lalu. Hal ini mengandung makna bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia yang unggul akan sangat mendukung kemajuan Indonesia. Artinya pembangunan Sumber Daya Manusia menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan. Sumber Daya Manusia Indonesia harus unggul dalam segala bidang sehingga dapat bersaing secara global.

Slogan ini pun menurut Rivolindo sejalan dengan tekad Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menciptakan SDM di bidang transportasi yang memiliki kompetensi dan kualifikasi yang tinggi. Untuk itu Menteri Perhubungan memberi tugas kepada seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah nauangan BPSDM Perhubungan untuk merealisasikan cita-cita besar pemerintah untuk menjadikan Indonesia unggul di tahun 2045 mendatang.

Poltekpel Sumatera Barat yang merupakan salah satu lembaga di bawah pengelolaan BPSDM Perhubungan turut memiliki kewajiban dan tekad untuk menghasilkan SDM pelayaran yang tepat guna dan berkualifikasi tinggi. Hal ini sesuai arahan Kepala BPSDM Perhubungan Sugihardjo.

Rivolindo menjelaskan, kegiatan DPM yang berlokasi di Kabupaten Indragiri Hilir ini di meliputi pelatihan Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor dan Surat Keterangan Kecakapan Pelaut (SKK) 60 Mil yang diikuti oleh kurang lebih 255 calon peserta yang telah lolos seleksi administratif dan akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, pada hari Senin 24 Februari sampai dengan hari Jumat tanggal 28 Februari 2020. Kemudian program DPM Kapal Niaga, para peserta akan memperoleh pengetahuan dasar kepelautan dengan output sertifikat keterampilan pelaut seperti Basic Safety Training, Security Awareness Training, Security Awareness for Seafarer with Designated Security Duties, Advanced Fire Fighting, Crowd Management Training, Crisis Management and Human Behaviour Training, dan Medical First Aid on board ship, dengan periode diklat mulai pekan depan secara bergantian selama 3 (tiga) minggu.

Ia berharap, seluruh peserta Diklat bersungguh-sungguh, fokus dan tertib dalam mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang ini, agar ilmu dan keahlian yang didapatkan dapat dimanfaatkan dalam menunjang pekerjaan sehari-hari atau ke depannya. "Tugas Pemerintah saat ini tidak hanya menjamin suatu kegiatan sent (telah terkirim) namun juga harus memastikan delivered (telah diterima), serta yang paling utama bukan prosesnya namun adalah hasilnya," tutup Rivolindo. (*)

Berita Terkini

Politeknik Pelayaran Sumatera Barat Lakukan Tindak Pencegahan Corona
Sebagai langkah pencegahan dari virus corona, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat telah melakukan beberapa tindak pencegahan kepada para taruna/i yang memasuki area kampus usai kembali dari pesiar dan juga kepada para pengunjung dan pegawai yang memasuki area kampus.

Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain :

1. Melakukan sterilisasi dengan alat screening untuk mendeteksi suhu tubuh.
2. Melakukan analisa sementara seperti pengecekan apakah yang bersangkutan memiliki penyakit batuk, pilek, dan demam. Dan menanyakan tempat-tempat yang telah dikunjungi oleh yang bersangkutan.
3. Jika terdapat gejala yang mengindikasikan corona pada taruna/i atau pegawai maka ia akan dibebaskan dari kegiatan kampus selama lebih kurang 14 hari dan diarahkan untuk melakukan tindakan medis lebih lanjut.
KSOP Teluk Bayur Berikan Kuliah Umum di Poltekpel Sumbar
Jum'at (13/03), telah dilaksanakan kuliah umum dengan tema, "Penunjang Pengetahuan Akademik Keselamatan Pelayaran". Bertindak sebagai narasumber, Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur, Nazarwin, S.H., M.M.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan kali ini untuk menambah pengetahuan taruna/i Poltekpel Sumbar mengenai tugas dan fungsi Syahbandar dan KSOP. Sementara itu, Nazarwin juga menjelaskan mengenai keselamatan pelayanan dan keamanan pelabuhan serta faktor-faktor yang menunjang terwujudnya keselamatan pelayaran, seperti :

1). Persyaratan kelayakan kapal (konstruksi);
2). Pengukuran dan status hukum kapal;
3). Kelengkapan nautis, teknis, dan radio kapal.
POLTEKPEL SUMBAR GELAR DIKLAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BELITUNG TIMUR
BELITUNG TIMUR (12/03) – Politeknik Pelayaran Sumatera Barat menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kapal Layar Motor yang diikuti oleh 350 (tiga ratus lima puluh) masyarakat di Kabupaten Belitung Timur yang berprofesi sebagai nelayan atau pelaut di kapal tradisional.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Subbagian Umum dan Kerjasama, Capt. Mu’man Yitno Sutrisna, S.Si.T.,M.M. mewakili Direktur Poltekpel Sumbar, Rivolindo, S.H.,M.M pada Rabu (12/03). Dalam sambutan Direktur Poltekpel Sumbar yang dibacakan oleh Capt. Mu’man, mengatakan bahwa kegiatan DPM ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah, untuk terus melakukan sosialisasi dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan maju dalam aspek keselamatan dan keamanan pelayaran sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada peringatan HUT RI ke 74 tahun 2019 lalu dengan slogannya “SDM Unggul Indonesia Maju”.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati dan Ketua DPRD Kab. Belitung Timur beserta Forkopimda Kab. Belitung Timur. Kegiatan diklat ini terlaksana melalui kerjasama Poltekpel Sumbar dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Manggar.

820 ABK KAPAL LAYAR MOTOR DAN NIAGA DI INDRAGIRI HILIR IKUTI DIKLAT DARI POLTEKPEL SUMBAR

See More